Cinta…
Entah mengapa dikatakan cinta
Entah mengapa perasaan yang seperti ini ( seperti tak bisa digambarkan ) dikatakan cinta…
Mengapa bukan yang lain, mengapa harus cinta ?
Cinta…
Entah mengapa dikatakan cinta
Entah mengapa senyum yang seperti ini ( seperti layang – layang yang terus mengembang di atas langit ) dikatakan cinta…
Mengapa bukan yang lain, mengapa harus cinta ?
Cinta…
Entah mengapa dikatakan cinta
Entah mengapa degup seperti ini ( seperti lari kuda yang menuruni savanna ) dikatakan cinta
Mengapa bukan yang lain, mengapa harus cinta ?
Cinta…
Entah mengapa dikatakan cinta
Entah mengapa gemetar yang seperti ini ( seperti pertama kali seorang gadis kecil mengendarai sepeda untuk pertama kali ) dikatakan cinta…
Mengapa bukan yang lain, mengapa harus cinta ?
Karena cinta hadir untuk tidak dipertanyakan…
Cinta hadir karena kita memerlukannya, untuk setiap lembaran hidup yang dijalani… bersama keluarga, sahabat, kekasih dan setiap penghuni di semesta raya.
PS :
Terimakasih karena selalu membuat aku jatuh cinta.
Sabtu, 28 Februari 2009
... untuk lagu yang tak pernah ada
Kala mata ini saling menatap,
Tak lama pun kita tertunduk,
Mencoba mengelabuhi perasaan yang ada.
Namun aku mengucap cinta, agar kau tau yang sebenarnya.
Tapi…
Tak pernah sekalipun terucap cinta lewat lisan mu.
Ketika senang terus menggelayuti kita.
Ku berharap satu, satu… kalimat terucap dari lisan mu
Yaitu cinta…
Apa yang sebenarnya kau rasakan…
Apakah semua yang dilalui bersama
Tak dapat memecahkan diam mu…
Apa yang sebenarnya kau rasakan…
Apakah semua yang terjalin lama
Tak dapat memberanikan diri mu untuk mengatakan kejujuran.
Aku tak tahu tentang rasa mu…
Yang aku tahu… rasa ini begitu mencintai mu.
Kala apa yang dirasa di hati harus terucap
Maka pasti ku ucapakan cinta
Tapi kau tetap diam, terkurung dalam kebisuan.
Namun aku menuliskan cinta, agar kau tau yang sebenarnya.
Tapi…
Meskipun hanya menulis, tak pernah sekali pun ada dari mu.
Apa yang sebenarnya kau rasakan…
Apakah semua yang dilalui bersama
Tak dapat memecahkan diam mu…
Apa yang sebenarnya kau rasakan…
Apakah semua yang terjalin lama
Tak dapat memberanikan diri mu untuk mengatakan kejujuran.
Aku tak tahu tentang rasa mu…
Yang aku tahu… rasa ini begitu mencintai mu.
Dan kini aku tahu… tentang rasa mu…
Rasa cinta mu kepada ku… lewat tatapan,
Lewat tetesan mata, dan lewat senyuman
Disaat aku menutup mata untuk terakhir.
PS : Say it and show it before it’s too late
Tak lama pun kita tertunduk,
Mencoba mengelabuhi perasaan yang ada.
Namun aku mengucap cinta, agar kau tau yang sebenarnya.
Tapi…
Tak pernah sekalipun terucap cinta lewat lisan mu.
Ketika senang terus menggelayuti kita.
Ku berharap satu, satu… kalimat terucap dari lisan mu
Yaitu cinta…
Apa yang sebenarnya kau rasakan…
Apakah semua yang dilalui bersama
Tak dapat memecahkan diam mu…
Apa yang sebenarnya kau rasakan…
Apakah semua yang terjalin lama
Tak dapat memberanikan diri mu untuk mengatakan kejujuran.
Aku tak tahu tentang rasa mu…
Yang aku tahu… rasa ini begitu mencintai mu.
Kala apa yang dirasa di hati harus terucap
Maka pasti ku ucapakan cinta
Tapi kau tetap diam, terkurung dalam kebisuan.
Namun aku menuliskan cinta, agar kau tau yang sebenarnya.
Tapi…
Meskipun hanya menulis, tak pernah sekali pun ada dari mu.
Apa yang sebenarnya kau rasakan…
Apakah semua yang dilalui bersama
Tak dapat memecahkan diam mu…
Apa yang sebenarnya kau rasakan…
Apakah semua yang terjalin lama
Tak dapat memberanikan diri mu untuk mengatakan kejujuran.
Aku tak tahu tentang rasa mu…
Yang aku tahu… rasa ini begitu mencintai mu.
Dan kini aku tahu… tentang rasa mu…
Rasa cinta mu kepada ku… lewat tatapan,
Lewat tetesan mata, dan lewat senyuman
Disaat aku menutup mata untuk terakhir.
PS : Say it and show it before it’s too late
Minggu, 21 September 2008
Dari Dinda....
Ketika kamu baru saja pergi dengannya, dan dia
telah meninggalkanmu selama 5 menit, kau
langsung
sangat merindukannya. ..
Kau membaca message dan SMSnya lagi dan lagi...
Kau selalu berjalan pelan ketika bersamanya.. .
Kamu menjadi sangat lembut ketika bersamanya.. .
Ketika kamu memikirkannya, jantungmu berdegup
kencang dan bertambah kencang lagi...
Kamu tersenyum senang ketika mendengar suaranya...
Ketika kamu melihatnya, yang terlihat hanyalah
dia...
Kamu mulai mendengar lagu yang pelan ketika
mengingatnya. ..
Dia menjadi pikiranmu selalu...
Kamu bisa percaya diri, karena kata-katanya. ..
Kamu selalu tersenyum-senyum sendiri jika
memikirkannya. ..
Kamu mau melakukan apapun untuknya...
Ketika kamu membacanya, hanya ada satu orang di
pikiranmu saat ini.....
Sekarang, pejamkan mata, dan buatlah harapan..
telah meninggalkanmu selama 5 menit, kau
langsung
sangat merindukannya. ..
Kau membaca message dan SMSnya lagi dan lagi...
Kau selalu berjalan pelan ketika bersamanya.. .
Kamu menjadi sangat lembut ketika bersamanya.. .
Ketika kamu memikirkannya, jantungmu berdegup
kencang dan bertambah kencang lagi...
Kamu tersenyum senang ketika mendengar suaranya...
Ketika kamu melihatnya, yang terlihat hanyalah
dia...
Kamu mulai mendengar lagu yang pelan ketika
mengingatnya. ..
Dia menjadi pikiranmu selalu...
Kamu bisa percaya diri, karena kata-katanya. ..
Kamu selalu tersenyum-senyum sendiri jika
memikirkannya. ..
Kamu mau melakukan apapun untuknya...
Ketika kamu membacanya, hanya ada satu orang di
pikiranmu saat ini.....
Sekarang, pejamkan mata, dan buatlah harapan..
Kamis, 15 Mei 2008
( tak usah berjudul )
Atas alasan apa pun
kata maaf tak akan pernah menjadi mudah...
perjalanan panjang itu, menembus jutaan ton asap kendaraan
hawa dingin, dan kegelisahaan, diselingin kepuara - puraan
Entah apa yang merasuki lelaki itu...
beraninya lelaki itu ( salah... bukan lelaki, tapi BANGSAT berkelamin ) berpura - pura,
memaksa dengan tubuh gempal, dan kelaminnya yang kecil!!!!
Seketika ... ampas - ampas kotor itu keluar...berbau busuk!!!
tanpa rasa malu, bahkan menyesal ( BANGSAT !!! ) ia menjerit menikmati kebejatannya...
Tahu kah anda... SAYA tak pernah sedikit pun merasa...
Karena bangsat itu tak pernah benar - benar merusak rasa yang termiliki...
bangsat itu cuma seonggok daging yang menggelantung di kedua biji ( menyimpan cairan busuk ) bangsat itu cuma daging gempul, berbulu kasar, yang baunya tengik...
najis pun masih bisa dibersihkan... tapi bangsat ini tak bisa mungkin dibersihkan...
KARENA BANGSAT INI TERLALU TENGIK DAN TERLALU NAJIS
note :
Hey bangsat!!! kamu kalah...
KALAH MENJADI MANUSIA
kata maaf tak akan pernah menjadi mudah...
perjalanan panjang itu, menembus jutaan ton asap kendaraan
hawa dingin, dan kegelisahaan, diselingin kepuara - puraan
Entah apa yang merasuki lelaki itu...
beraninya lelaki itu ( salah... bukan lelaki, tapi BANGSAT berkelamin ) berpura - pura,
memaksa dengan tubuh gempal, dan kelaminnya yang kecil!!!!
Seketika ... ampas - ampas kotor itu keluar...berbau busuk!!!
tanpa rasa malu, bahkan menyesal ( BANGSAT !!! ) ia menjerit menikmati kebejatannya...
Tahu kah anda... SAYA tak pernah sedikit pun merasa...
Karena bangsat itu tak pernah benar - benar merusak rasa yang termiliki...
bangsat itu cuma seonggok daging yang menggelantung di kedua biji ( menyimpan cairan busuk ) bangsat itu cuma daging gempul, berbulu kasar, yang baunya tengik...
najis pun masih bisa dibersihkan... tapi bangsat ini tak bisa mungkin dibersihkan...
KARENA BANGSAT INI TERLALU TENGIK DAN TERLALU NAJIS
note :
Hey bangsat!!! kamu kalah...
KALAH MENJADI MANUSIA
Sabtu, 03 Mei 2008
STOP dan MAAF
Rangka baja bergerak itu terus menghimpit...
suara bapak dan ibu semakin membuat terhimpit...
Bapak dan ibu itu terus berkoar, menunjukan siapa yang kuasa...
kenapa pagi ini terasa sesak ?
Pembuluh rasa pecah dengan seketika...
STOP...
Tak bisa kah bapak - ibu berhenti, sejenak...sejenak saja
Biarkan pagi ini terasa lebih lega, lebih senang, dan lebih ARIF...
note :
Mohon pengampunan bapak - ibu...
Saya hanya bisa bertutur lewat tulisan ini...
Saya ( putri yang dablek.. :> ) cinta pada segala yang ada di ...
Bapak dan Ibu...
suara bapak dan ibu semakin membuat terhimpit...
Bapak dan ibu itu terus berkoar, menunjukan siapa yang kuasa...
kenapa pagi ini terasa sesak ?
Pembuluh rasa pecah dengan seketika...
STOP...
Tak bisa kah bapak - ibu berhenti, sejenak...sejenak saja
Biarkan pagi ini terasa lebih lega, lebih senang, dan lebih ARIF...
note :
Mohon pengampunan bapak - ibu...
Saya hanya bisa bertutur lewat tulisan ini...
Saya ( putri yang dablek.. :> ) cinta pada segala yang ada di ...
Bapak dan Ibu...
Kamis, 01 Mei 2008
MORAL....
Langkah gua ditelisik dengan sejuta pertanyaan
Tiba - tiba seisi ruang jadi polisi moral
padahal moral yang gua " bawa" sudah cukup...
Apa benar sebegitu kurang moral yang gua " bawa "?
Sampai - sampai semua dipertanyakan...
Apa benar sebegitu bermoralnya mereka, sehingga patut gua pikirkan?
sampai - sampai gua gak lagi mau bertanya ...
Jika moral dipertanyakan...
Cermin pun menjadi sahabat terbaik...
Jika moral dipergunjingkan...
Kepura - puraan pun menjadi pilihan...
Tiba - tiba seisi ruang jadi polisi moral
padahal moral yang gua " bawa" sudah cukup...
Apa benar sebegitu kurang moral yang gua " bawa "?
Sampai - sampai semua dipertanyakan...
Apa benar sebegitu bermoralnya mereka, sehingga patut gua pikirkan?
sampai - sampai gua gak lagi mau bertanya ...
Jika moral dipertanyakan...
Cermin pun menjadi sahabat terbaik...
Jika moral dipergunjingkan...
Kepura - puraan pun menjadi pilihan...
Minggu, 03 Februari 2008
BODOH!!!
Kalau ada pepatah bilang : " karena nila setitik hilang susu sebelanga "
Gak pantes juga kalau pada akhirnya gua meminjam pepatah itu...
tepatnya .... apa pantes ???
Entah lah... memuncak sudah segala bentuk kegalauan, yang berhenti pada marah, marah, dan kemarahan...
Harusnya lisan ini lebih bungkam, biar tak berakhir menjadi kebodohan!!!!
ps: memang bodoh, tapi tak apa...karena kita berdua memang bodoh ( dari cara bertemu, cara memuja, cara mencintai " bubuhi sejenak " .
Some word from nuno :
Mengapa kita bertemu, jika dipisahkan...
Mengapa kita berjumpa, jika akhirnya dijauhkan....
Masih kah aku disana, di relung hati dan mimpi mu ???
" aku ...... namun kau tetap nafas ku
kau cinta....meski aku bukan di benak mu lagi
ku beruntung sempat memiliki mu.... "
memiliki mu dalam kekonyalan ini.
Hmm...kenapa jadi dangdutss gini....???
Bodoh...memang bodoh.... :)
Gak pantes juga kalau pada akhirnya gua meminjam pepatah itu...
tepatnya .... apa pantes ???
Entah lah... memuncak sudah segala bentuk kegalauan, yang berhenti pada marah, marah, dan kemarahan...
Harusnya lisan ini lebih bungkam, biar tak berakhir menjadi kebodohan!!!!
ps: memang bodoh, tapi tak apa...karena kita berdua memang bodoh ( dari cara bertemu, cara memuja, cara mencintai " bubuhi sejenak " .
Some word from nuno :
Mengapa kita bertemu, jika dipisahkan...
Mengapa kita berjumpa, jika akhirnya dijauhkan....
Masih kah aku disana, di relung hati dan mimpi mu ???
" aku ...... namun kau tetap nafas ku
kau cinta....meski aku bukan di benak mu lagi
ku beruntung sempat memiliki mu.... "
memiliki mu dalam kekonyalan ini.
Hmm...kenapa jadi dangdutss gini....???
Bodoh...memang bodoh.... :)
Langganan:
Postingan (Atom)