Minggu, 03 Februari 2008

BODOH!!!

Kalau ada pepatah bilang : " karena nila setitik hilang susu sebelanga "
Gak pantes juga kalau pada akhirnya gua meminjam pepatah itu...
tepatnya .... apa pantes ???
Entah lah... memuncak sudah segala bentuk kegalauan, yang berhenti pada marah, marah, dan kemarahan...

Harusnya lisan ini lebih bungkam, biar tak berakhir menjadi kebodohan!!!!

ps: memang bodoh, tapi tak apa...karena kita berdua memang bodoh ( dari cara bertemu, cara memuja, cara mencintai " bubuhi sejenak " .

Some word from nuno :

Mengapa kita bertemu, jika dipisahkan...
Mengapa kita berjumpa, jika akhirnya dijauhkan....
Masih kah aku disana, di relung hati dan mimpi mu ???


" aku ...... namun kau tetap nafas ku
kau cinta....meski aku bukan di benak mu lagi
ku beruntung sempat memiliki mu.... "

memiliki mu dalam kekonyalan ini.

Hmm...kenapa jadi dangdutss gini....???
Bodoh...memang bodoh.... :)










Minggu, 20 Januari 2008

Hidup terus......dan terus Hidup

Entah apa aku harus terus hidup...
Tapi...memang harus terus hidup,
untuk menantang semuanya kegilaan hidup.

Senin, 14 Januari 2008

Melayani....itu

Bertanya dengan cara sederhana,
Terjawab dengan penuh perumpamaan ngejelimet

Mencoba menelisik, dan menyederhanakan tentang, apa itu Melayani ?
Melayani, memberikan kenyamanan.
Nyaman masih belum menuntaskan otak untuk terus berpikir.
Menembus lapisan – lapisan pikiran, dan menemukan kembali, sebuah arti atau maksud lain.
Hingga bemuara pada maksud ini :

Melayani, menyuguhkan seporsi rasa kenyamanan.
Nyaman itu menghadirkan rasa aman, percaya, dan loyalitas.
Ketika kenyamanan itu disuapi ke dalam mulut, seisi rongga merasakan sensasi rasa yang melebur dahsyat.

Ku lumat habis semuanya.
Mengenyangkan, sampai akhirnya aku bersandar pada dinding……

to be continued

Masih Ada Tanya

Tengah – tengah berbicara, tentang hal – hal yang behubungan dengan kepuasan,
Terdengar dentuman ring tone yang bukan sepenuhnya gua
Bergegas, tak melirik layar hape murah meriah tai kucing ( lagi – lagi konsumen tertipu ).
Sok asiknya gua, langsung bercakap “ Eh…kok lu susah amat sih di tlp ? “
Blebek …blebek… signal menjauh, telphone mate…. ( kampret, mentang – mentang 1000 / jam )

Kemudian tersadar, entah setelah melewati berapa banyak tetek bengek.
Tatapan terbagi – bagi, antara menapaki jalan raya Jakarta malam, dan melirik layar hape, berusaha keras mencari jawaban atas keanehan yang sadar – tak sadar muncul tiba – tiba.

Gebelek….wong edan… benar saja kalau ke sok asikan gua, berujung pada menggaruk – garuk kepala, dan mengumpat datar pada pribadi.
Mencoba mengira, ternyata bukan yang dikira ( gua kira Leo, ternyata …. “ hmm.. biar titik jadi rahasia di bilik terpencil hati gua )

Mengira kalau sudah tak mungkin lagi ada pertanyaan – pertanyaan, bahkan pertanyaan itu.
Tapi lagi – lagi, mencoba mengira, tapi bermuara pada bukan yang dikira.
Belajar, dan memahami kalau hidup tidak selalu utntuk di kira – kira.
Belajar, dan memahami kalau Tanya – Tanya yang pernah muncul, pasti selalu ada.
Sudahi mengira, berpikir legowo ( tak curiga, berpikir baik), dan menjadikannya lebih ( insa ALLAH ) ikhlas,
Hingga akhirnya TANYA ITU AKAN SELALU HADIR.

Ps : Terimakasih à sesederhana itu saja ya.

siaNG...binguNG...Ngggggg

Suatu siang, di suatu tempat!!!
Matahari mentereng, SUNBLOCK lotion bodyshop gak nangkis....( Anjrit...panas banget )Berjalan di ujung - ujung koridor panjang, dengan rentetan toko - toko.
Memasuki pintu utama....swing!!!! uh...adem...AC - AC datang sebagai malaikat.
Masuk toko, langsung ditodong pertanyaan " BISA DIBANTU ?Bantu mencari charger notebook... cek harga, dikasih harga DOLLAR ( gua kan di Indonesia, pake rupiah...kenapa disodorinnya harga DOllar...?)
Ready stock....tapi.....Tunggu 1 jam... tak bisa mengelak,
karena mendesakYa aku tunggu, tapi bingung meradang di otak... ( mau kemana dulu ? )

MAKAN SIANG!!!!!!
Dari arah pintu, kepala berputar kiri, kanan. hmmm... bingung terus.
Tangan MENIK mencolek, menunjuk ke jalan raya.
Menik : Neng...kayaknya di luar banyak dech,
MUka gua langsung kenceng, jarang Menik mau makan di kaki 5.
Menik menangkap reaksi, langsung konfirmasi.
Menik : Udah laper, bodo dech.

Sepanjang trotoar, mata hanya melihat terpal warna - warni.
Ogah milih, karena pasti jadi bingung. yang pertama nampak, itu yang di pilih.
Pilihan jatuh pada......PADANG KAKI LIMA
Dari tempatnya....( hmm....gak usah diomongin ),
Menik pesen rendang ( padahal pilihan banyak ), gua ayam gulai, dan telur dadar warna pink pucat ( ugh...sebenernya gak yakin sama tuh telur...
tapi mencoba memakai pepatah Jangan menilai dari kemasannya ).

sendok dan garpu mulai bertebrangan ke arah mulut - mulut mungil ( hehehehe narsis )

PANTE LA GADANG ( ya allah...maap ya ngomongnya kasar ), bukan telur dadar namanya, tapi...tepung dadar, tapi di kasih telur.
KESELEK, menik langsung minum tanpa henti - henti, kelakuannya kaya tukang bangunan.
Menik dan gua saling menatap, mengirimkan signal untuk segera menyudahi makan siang yang tragis ini....

Si ibu bingung, tak ada nasi yang teracak - acak.
Buru - buru bayar, senyum dan bilang makasih!!!!

SARI PATINYA ADALAH :

Di landa kebingungan, gua, Menik, si ibu, dan penjaga toko ( yang salah tingkah karena gua hanya senyum, padahal sudah di KECEWAKAN )BINGUNG!!!!!! BINGUNG!!!!!

Minggu, 06 Januari 2008

7 tahun......

Hmm.......2000 berkenalan.....
2007 bertemu.....( 2008 sih sebenernya )
Parkir mobil ( gregori ), titip kunci di satpam
Tower 8, lantai 17 ( SETAN!!!!!!! tinggi bener )
mie ramen, tumis, mateng, makan, gak abis....( pedes )
San Miguel Light beer
Lucky Strike
Nonton TV ( padahal...gua ogah, tapi yang ada itu doang )
Golok Bersisir ( bukan bertuah )
Proton, Hyundai......( pilihan tetap pada Honda City Z.)
Photo Essay ( diskusi panjang...... " harusnya gua minta bayaran )
Lihat hasil jepretan....( Good kok )
Kembali ke sofa dan tv ( kalo tukul ke Laptop )
Tertidur...( dia di sofa....gua di kamar " dingin, seprai kotor, bantal kotor " hihihi )
MORNING......membangunkannya......taunya tidur lagi, gua nonton lagi....
Terbahak karena WARKOP DKI......dia ( lupa kasih tau namanya " Si Om " ) terus tidur, dan tidur, sesekali tubuhnya melejit - lejit kecil ( bikin kaget ajah lu )
Hmm......apalagi.....ya...
Anterin pulang ( cuma ke parkiran aja ), dalam lift berkata ( Makasih ya, sering - sering )
Nyalain mobil, cipika - cipiki.
And.......Bye....bye............

Untuk semuanya.....terasa cukup.....amat cukup......
Nuhun juga ya........ Om....

The Ring ( not like in the movie )

Mencoba membuka kotak - kotak bekas teh
Di rogoh, sedalam yang gua bisa
Menemukan benda berlingkar, yang hampir 5 tahun lalu dipakai
Hmm.....pakai lagi akh.

Wuffthh.....rasanya.....aneh ( tapi gak seaneh saat pertama terlingkar erat di jari manis )
Mencoba memahami arti cincin ini ( SEKARANG ).
Ternyata masih cukup arti, tapi bukan berarti ( aneh kan ?)

Kali ini gua terjebak dalam lingkaran itu.
Gak sanggup melepas, tapi gak sanggup disematkan lagi

Berhenti lah....tolong Berhenti....
Allah...Engkau lah kuasa atas segala.....

Ps: Pip.....( cuma manggil aja )